PELAJARAN PPKN KELAS 9 ABCDEF SENN, 19 JULI 2021
MATERI PPKN KELAS 9 BAB 1 PERTEMUAN PERTAMA
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Selamat pagi anak-anakku, bagaimana kabarnya
hari ini?
Semoga dalam keadaan sehat.
Alhamdulillah kita bisa bertemu kembali dalam
pelajaran PPKn.
Sebelumnya Ibu ucapkan selamat kepada kalian, karena sekarang
kalian sudah ada di kelas 9.
Sebelum pelajaran dimulai mari kita berdoa bersama membaca : Bismillaahirrahmaanirrakhiim.
Anak – anak pembelajaran PPKn tahun ini programkan setiap habis mengikuti pelajaran daring tugas kalian adalah mersemu atau mencacat ulang apa ayang ibu sampaikan.
Ibu buat seringkas mungkin sehingga tidak melelahkan kalian....
Anak – anak silahkan dibuka buku paket ppkN KELAS 9 halaman 2 - 7
Pada pertemuan pertama ini kita akan belajar
tentang "Dinamika Perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan
Pandangan Hidup Bangsa". Nah, untuk memahami materi ini,
tentunya kalian harus senantiasa menjaga semangat belajar dengan tekun,
disiplin, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan
sehari-hari.
Baik, selanjutnya Ibu akan meresum dari buku paket bab 1 halaman 2
-7 tentang "Penerapan Pancasila dari Masa ke Masa".
Yang pertama, yaitu masa Awal Kemerdekaan Tahun 1945-1959.
Pada awal kemerdekaan ini, penerapan Pancasila sebagai
dasar negara dan pandangan hidup menghadapi berbagai masalah. Ada upaya-upaya
untuk mengganti Pancasila sebagai dasar negara dan penyimpangan terhadap
nilai-nilai Pancasila, sebagai berikut.
- Pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Madiun pada tanggal 18 September 1948. Pemberontakan ini dipimpin oleh Muso. Tujuan utamanya adalah mendirikan Negara Soviet Indonesia yang berideologi komunis.
Gambar : Muso
- Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia dipimpin oleh Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo. Pemberontakan ini ditandai dengan didirikannya Negara Islam Indonesia (NII) oleh Kartosuwiryo pada tanggal 7 Agustus 1949. Tujuan utama didirikannya NII adalah untuk mengganti Pancasila sebagai dasar negara dengan syari’at Islam. Tetapi, gerakannya bertentangan dengan ajaran Islam sebenarnya.
Gambar : Sekartaji Marijan Kartosuwirdjo
- Pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS). Republik Maluku Selatan (RMS) merupakan sebuah gerakan separatisme dipimpin oleh Christian Robert Steven Soumokil, bertujuan untuk membentuk negara sendiri, yang didirikan tanggal 25 April 1950.
Gambar : Soumokil
- Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) atau Perjuangan Rakyat Semesta (Permesta) yang dipimpin oleh Sjarifuddin Prawiranegara dan Ventje Sumual tahun 1957-1958 di Sumatra dan Sulawesi. Gerakan ini merupakan bentuk koreksi untuk pemerintahan pusat pada waktu itu yang dipimpin oleh Presiden Soekarno. Soekarno pada saat itu sudah tidak bisa lagi diberikan nasihat dalam menjalankan pemerintahan sehingga terjadi ketimpangan sosial.
- APRA (Angkatan Perang Ratu Adil). Angkatan Perang Ratu Adil merupakan milisi yang didirikan oleh Kapten KNIL Raymond Westerling pada tanggal 15 Januari 1949. Westerling memandang dirinya sebagai sang “Ratu Adil” yang diramalkan akan membebaskan Indonesia dari tirani. Gerakan APRA bertujuan untuk mempertahankan bentuk negara federal di Indonesia, serta memiliki tentara sendiri bagi negara-negara RIS. APRA melakukan pemberontakan pada tanggal 23 Januari 1950, dengan melakukan serangan dan menduduki kota Bandung, serta menguasai mar- kas Staf Divisi Siliwangi.
- Perubahan bentuk negara dari Republik Indonesia Serikat menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia, sedangkan konstitusi yang berlaku adalah Undang-Undang Dasar Sementara 1950. Dalam perjalanannya berhasil melaksanakan pemilu pertama di Indonesia pada tahun 1955 yang selama itu dianggap paling demokratis. Tetapi anggota Konstituante hasil pemilu tidak dapat menyusun Undang-Undang Dasar seperti yang diharapkan. Hal ini menimbulkan krisis politik, ekonomi, dan keamanan, yang menyebabkan Pemerintah mengeluarkan Dekrit Presiden 1959. Dekrit tersebut dikenal dengan Dekrit 5 Juli 1959 yang berisi: membubarkan Badan Konstituante; Undang-Undang Dasar Tahun 1945 berlaku kembali dan Undang-Undang Dasar Sementara Tahun 1950 tidak berlaku; serta segera akan dibentuk MPRS dan DPAS. Pada periode ini, dasar negara tetap Pancasila. Akan tetapi, dalam penerapannya lebih diarahkan seperti ideologi liberal yang ternyata tidak menjamin stabilitas pemerintahan.
Yang kedua, Masa Orde Lama (1959-1966).
Periode ini dikenal sebagai periode
demokrasi terpimpin. Demokrasi terpimpin merupakan sebuah sistem
demokrasi yang seluruh keputusan dan pemikiran dalam pemerintahan negara,
berpusat pada pemimpin negara. Pemimpin negara saat itu adalah Presiden
Soekarno.
Demokrasi terpimpin dicetuskan oleh Presiden
Soekarno karena banyaknya gerakan separatis yang menyebabkan ketidakstabilan
negara, tersendatnya pembangunan ekonomi karena sering terjadinya pergantian
kabinet sehingga program pembangunan yang dirancang oleh kabinet tidak berjalan
secara utuh, serta badan konstituante yang gagal menjalankan tugasnya untuk
menyusun UUD. Oleh karena itu, Presiden Soekarno mengeluarkan
Dekrit Presiden pada tanggal 5 Juli 1959.
Walaupun konstitusi negara sudah kembali pada
UUD NRI Tahun 1945, namun pelaksanaannya masih terdapat penyimpangan terhadap
UUD NRI Tahun 1945. Beberapa penyimpangan terhadap Pancasila dan UUD NRI Tahun
1945, di antaranya sebagai berikut.
- Presiden Soekarno ditetapkan sebagai Presiden seumur hidup berdasarkan TAP MPRS No. XX/1963, yang menyebabkan kekuasaan presiden semakin besar dan tidak terbatas.
- Presiden mengeluarkan penetapan Presiden No. 3/1960 tanggal 5 Maret 1960 yang membubarkan DPR hasil Pemilu 1955.
- Presiden membentuk MPRS yang anggota-anggotanya terdiri atas anggota DPR-GR, utusan daerah, dan utusan golongan yang semuanya diangkat serta diberhentikan oleh presiden.
Pada periode ini, terjadi Pemberontakan PKI
tanggal 30 September 1965 yang dipimpin oleh D.N Aidit. Tujuan pemberontakan
ini adalah menjadikan negara Indonesia sebagai negara komunis yang berkiblat ke
negara Uni Soviet serta mengganti Pancasila dengan paham komunis.
Anak – anak setelah selesai membaca dan memahami siapkan buku tulis kalian untuk menyalin materi hari ini...
Ibu sudah mempertimbangkan tidak banyak materinya jadi segera dikerjakan nanti kalau sudah ada perintah belajar tatap muka akan ibu koreksi dan nilai
Jangan lupa untk absen tautan di bawah ini ya.....
https://forms.gle/7a49mSJcL5HxiqPW6
Wassalaamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Arsyan damar haikal
BalasHapus9e
4
Adelia kurniawati
BalasHapus9A
01
Oktavia Laily Rahmawati
BalasHapus9E
21
Nuraini Septiyani
BalasHapus9c
18
Erwin Widyatmoko
BalasHapus18
9a
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNovina Abela Yumandari
BalasHapuskelas:9A
no absen:28
Najua Argarista
BalasHapus9D/23
Tatima Sholihah
BalasHapus9d/29
Rhegar RaviArdi Hermawan
BalasHapus9C
21
Kamelia Anditiasari
BalasHapus22
9a
BalasHapusAdinda Devi Lintang Pertiwi
02/9A
Andika putri sagita
BalasHapus9A
10
M.fian.afa.andy
BalasHapus9c/17
Hafidzin ikhlasul akmal
BalasHapus9F/13
Risya Ahmad farhan
BalasHapus9E/25
alfian hafizh
BalasHapus9d
03
Restiana
BalasHapus9f/23
Uswatun khasanah
BalasHapus9D
30
Nafsul Mutmainah
BalasHapus27/9A
Arum Butsainah Rooiqoh B.
BalasHapus9d/05
Tiara Elsha R
BalasHapus9e/28
Aldo Rahmansyah
BalasHapus9B
06
Aldi Rahmansyah
BalasHapus9C
04
Fardiyanta Putra
BalasHapus9
9c
Dimas aji Winarto
BalasHapus9E/07
Aisyah nur ainina 9C/03
BalasHapusMaulana yoga pratama
BalasHapus9a
25
Okta Nur Ramadhani
BalasHapus9A/29
Soni Setyawan
BalasHapus9B/30
Dian Saputri
BalasHapus9f/11
Rahma Aprilia Saputri
BalasHapus9D
26
irfan andriyanto
BalasHapus9B
21
Ardi Nugroho
BalasHapus9B
9
Cahya Romadoni
BalasHapus9A
16
Diyas Dika saputra
BalasHapus9D
11
DESTANIKA ASKA PRATAMA
BalasHapus9e/05
Afrina sheila nur juliani
BalasHapus9A
4
Vikha Wulandari
BalasHapus9f/28
Fadilla putri pratama
BalasHapus9E/9
M.Rifqy Fauzan
BalasHapus22
9D
Ashari
BalasHapus13
9A
Sylvia durotun nafisah
BalasHapus9C ( 26 )
Reva rinanda y
BalasHapus9b/28
Ana Suryani
BalasHapus9A/9
Aluna Maharani
BalasHapus9F/03
Fadly Van Gustian
BalasHapus16/9D
Bagas Hanif Armidhan
BalasHapus9D/6
BalasHapusSindy Anggun Elsani
9c/25
Kevin rasendriya pratama
BalasHapus9A/23
Anis Abdul Rohman/9B/08
BalasHapusWiwik Handayani
BalasHapus9F/29
Ikhsan Badhilah Mardianto
BalasHapus9e/12
Hanugrah Dwiki Saputra
BalasHapus18/9D
Aris nur hidayat
BalasHapus9D
4
Muh andika pratama
BalasHapus9f
20
Andika bayu pangestu
BalasHapus05
9F
Alfani Muslim Akbar
BalasHapus9D/2
Filma Fera Pranesti
BalasHapus9d
17
Rahma Ariska nur khairunnisa
BalasHapus9E/22
Ahmad fahreza pradana
BalasHapus01
9e
Dinni Fitriana
BalasHapus9d/10
Fia Familia Abdillah
BalasHapus9B
18
Rahmat dwi Irwanto
BalasHapus9e/23
Umar Anugrah Okta
BalasHapus9e
29
Gesya bagus saputra
BalasHapus9B
19
Eka Zidan Arifin
BalasHapus9D
12
Mita nur azizah
BalasHapus9E
17
Angga puthut d
BalasHapus02/9E
Zaki Akmal Fadhil m
BalasHapus9c
30
Cindy Azizha Petricia Dewi
BalasHapus8/9D
Elsa davi lavidian
BalasHapus9d
13
Dwi Istiqomah
BalasHapus9b/17
Fahmi Kurnia
BalasHapus9A/19
Ahmad faisal arifin
BalasHapus04
9B
indah setiyani
BalasHapus9c
12
Ririn Subekti
BalasHapus9C/23
Khalifatun Rafi'ah
BalasHapus9c
13
Fandi juniyanto
BalasHapus9e
10
JAKFAR RIKO SAPUTRA
BalasHapus9E
15
Fia Familia Abdillah
BalasHapus9B
18
Ayu Purniawati
BalasHapus9B
13
Hanifah isnaeni
BalasHapus9a/20
indah sekar setyawati
BalasHapus9E/13
Irkham rifai
BalasHapus16
9f
Farhan ardra razan
BalasHapus10
9c
Bagas adi saputra
BalasHapus9c
06
Aura siffa azzahra
BalasHapus9b/12
Yuda murdani setiawan 9e 30
BalasHapusAnanda putra Firly
BalasHapus9F
04
Marganda Yudi Trisna
BalasHapus9B
24
Anis Abdul Rohman
BalasHapusAnggita Sri Probowati
BalasHapus9f/06
Bunga Sapta Riyani
BalasHapus07/9d
Deva fitoh Dwi Pangestu
BalasHapus9e
06
Hendra kurniawan
BalasHapus9b20
Rafi hafiz fauzan
BalasHapus9D/25
Nur Arif Juliantoro
BalasHapus9f
22
Erlina Rista Maharani
BalasHapus9D/14
Aura siffa azzahra
BalasHapus8a
12
Hudzaifah Rohmatulloh
BalasHapus19/9d
Mada arradin
BalasHapus9C
15